Skip to content


Surabaya Heritage Track, Telusuri Jejak Warisan Surabaya

05 Juni 2009, 17:16:29

Surabaya Heritage Track (SHT) merupakan tur keliling kota (city sightseeing) dengan menggunakan bis trem. Selama perjalanannya tracker mendapat penjelasan singkat sejarah bangunan-bangunan cagar budaya yang dilewati dari pemandu wisata. Penumpang bis yang disebut tracker ini dalam turnya didampingi pemandu wisata berbahasa Indonesia dan Inggris.

Pemandu Wisata Dalam Trem

Bis tidak akan mengambil penumpang selama perjalanan, jadi penumpang harus naik dan turun di House of Sampoerna (HoS) yang dijadikan terminal untuk bis SHT ini.

Bis berkapasitas 22 kursi dan area kursi roda. Tangganya aman, baik untuk penumpang lansia dan kursi roda. Bis memiliki model seperti kereta trem yang pernah berjalan di Surabaya tempo dulu, tapi full AC dengan kaca lebar berkaca film. Bis ini tidak untuk tempat beriklan merk dagang. Bis berwarna merah terang dengan gambar tempat pariwisata di Surabaya.

Continued…

Posted in Uncategorized.

Tagged with , .


Pameran Teknologi Informasi Industri Kreatif

Pameran IATT

Pameran IATT

Pameran Teknologi Informasi Industri Kreatif, Seminar dan Pelatihan kembali digelar di Surabaya, tepatnya di Tunjungan Electronic Center (TEC) Siola Surabaya 3 – 5 Juni 2009…

Event ini terselenggara atas kerjasama Direktorat Industri Telematika Departemen Perindustrian RI – Balai Diklat Industri Regional V Surabaya dan PT.Lamicitra Tbk sebagai pengelola TEC Surabaya.

Continued…

Posted in Diklat, Teknologi Informasi.


Pepsi dan Coca Cola Mengandung Ekstrak Babi

06-5-2009 at 6:47pm,

Kebanyakan orang2 tidak mengkonsumsi Pepsi dan Coca-Cola karena kandungan unsur kimia didalamnya yang sangat membahayakan tubuh seperti excessive carbonates, dll.

Namun, sekarang, tidak ada alasan yang lebih berbahaya lagi selain informasi berikut. Para ilmuwan dan peneliti di bidang kesehatan menyatakan bahwa mengkonsumsi Pepsi & Cola dapat mengakibatkan kanker dikarenakan bahan dasar pembuatannya berasal dari daging babi.

Babi adalah satu-satunya binatang yang mengkonsumsi sampah, kotoran hewan, dan urine. Pola makan babi ini menghasilkan tumbuhnya bakteri dan kuman yang sangat mematikan.

Berdasarkan laporan yang ditulis dalam Jordanian magazine, Rektor Delhi University Science and Technology , Dr. Mangoshada, secara ilmiah telah membuktikan bahwa bahan dasar pembuatan Pepsi dan Cola mengandung ekstrak yang berasal dari isi perut babi yang dapat mengakibatkan kanker dan penyakit mematikan lainnya.

Indian university menyelenggarakan uji terhadap dampak pengkonsumsian Pepsi dan Coca Cola. Hasil uji ini membuktikan bahwa pengkonsumsian Pepsi dan Coca memicu pada peningkatan kecepatan denyut jantung dan tekanan darah rendah.

Dan juga, pengkonsumsian 6 botol Pepsi atau Cola sekaligus dapat mengakibatkan kematian. Pepsi dan Coca Cola mengandung unsur2 kimia seperti: carbonic and phosphoric acids, citric acid yang dapat merusak gigi
dan mengakibatkan kerapuhan pada tulang. Jika tulang (tulang disini adalah tulang yang berasal dari kerangka2 mayat yang telah dikuburkan selama 30 tahun) diletakkan dalam segelas Pepsi, maka tulang tersebut akan lumer selama 1 minggu.

Penelitian ini menetapkan bahwa calsium dapat larut dalam Pepsi dan Pepsi juga dapat melemahkan kandung kemih, ginjal, dan ‘membunuh’ pankreas dimana hal ini dapat mengakibatkan penyakit diabetes dan infeksi.

Penggemar Pepsi atau Coca-Cola, anda tidak perlu cemas karna masih banyak minuman-minuman lain di bumi ini, dan kita juga punya banyak alternatif minuman kesehatan seperti: jus buah, air kelapa, berbagai macam susu, dll, dan minuman2 ini juga sangat mudah didapatkan, bahkan di toko2 kecil sekalipun.

Posted in Industri.


AMD Beralih ke Standar Terbuka, DirectX11 dan OpenCL

Dengan pengumuman Intel tentang Larabee dan berita besar lainnya yang akan datang dari Nvidia dalam dua minggu ke depan, AMD berada dalam tekanan dalam menyaingi rival-rivalnya.
AMD mengubah strategi GPGU-nya (General-Purpose computation on GPU) dengan menggelar GPG CTO Technology Day dan mengumumkan bahwa mereka akan meninggalkan platform Close-To-Metal dan beralih ke OpenCL. Dalam pidatonya di GPG CTO Technology Day yang diselenggarakan di ibukota Iceland, Raja Koduri, CTO dari AMD GPG (ex-ATI), mengumumkan bahwa AMD percaya bahwa masa kejayaan solusi perangkat lunak tertutup seperti Close-To-Metal AMD dan CUDA dari Nvidia telah lewat.

Oleh karena itu, AMD akan mengalihkan perhatiannya untuk mengembangkan DirectX 11 Computational Shaders, bahasa OpenCL GPGPU dan hanya menitik beratkan pada solusi terstandarisasi. Koduri membahas beberapa kemajuan GPGPU yang telah dicapai oleh beberapa perusahaan seperti CyberLink, PeakStream (yang kini menjadi milik Google), RapidMind, RogueWave, CAPS, ImageScan, Telenetics, Neurda dan lainnya.

Banyak perusahaan telah menawarkan produk dengan akselerasi GPGPU ke pasar, tetapi produk AMD sepertinya akan sedikit berbeda di mana produk mereka akan disejajarkan dengan DirectX11 dan OpenCL. Koduri mengatakan bahwa produk pertama mereka yang akan menggambarkan strategi baru AMD ini akan diluncurkan di kuartal pertama tahun depan. AMD juga saat ini sedang berkonsentrasi penuh dalam mengerjakan APU (Accelerated Processing Unit), yang debutnya dijadwalkan untuk pertengahan tahun depan.

Keputusan untuk beralih ke OpenCL mungkin akan menjadi langkah penting bagi AMD untuk bersaing dengan produk cGPU dan GPGPU dari Intel dan Nvidia yang saat ini terus menjadi berita utama di mana-mana. OpenCL banyak dianggap sebagai solusi dari pemrograman GPGPU yang dapat menjembatani Nvidia, Intel, AMD dan produk lainnya dan setiap harinya kita mendengar semakin banyaknya pengembang yang meminta dukungan untuk OpenCL.

Posted in Teknologi Informasi.


Diklat Teknologi Pengolahan Mebel Bervariasi Kulit Kerang Berbasis Ekspor

p1010063

Sektor industri merupakan komponen utama dalam pembangunan ekonomi nasional dan diharapkan mampu memberikan kontribusi ekonomi yang besar melalui nilai tambah, lapangan kerja dan devisa. Melalui peningkatan pemahaman terhadap perkembangan dunia teknologi pengolahan diharapkanSDM industri dapat meningkatkan ketrampilan dalam memahami teknologi pengolahan dan memperbanyak wawasan keilmuan tentang teknologi pengolahan.

Bertitik tolak dari kenyataan tersebut sesuai dengan SK Menteri Perindustrian No. 50/M-IND/Per/6/2006 Balai Diklat Industri Regional V Surabaya sebagai unit pelayanan teknis pendidikan dan pelatihan di bidang industri membuka wawasan, pengetahuan, keterampilan serta sikap mental bagi setiap individu baik pemerintah dan swasta khususnya industri kecil dan menengah di wilayah Balai Diklat Industri Regional V Surabaya untuk meningkatkan pemahaman, keahlian serta peran sumber daya di bidang industri melaui Diklat Teknologi Pengolahan ini.

Tujuan Diklat ini adalah para peserta diklat dapat mengimplementasikan teknologi pengolahan secara maksimal baik sebagai alat pengembangan maupun sebagai alat penunjang kegiatan operasional lainnya khususnya di bidang mebel. Continued…

Posted in Diklat.




Switch to our mobile site

Balai Diklat Industri Surabaya